5 Hal Selama Masa Karantina yang Membuat Kamu Lebih Cantik

Masa-masa karantina dan Social Distancing ini bisa dimanfaatkan untuk ‘healing’ dari sibuknya aktivitasmu dan ekstra menjaga kesehatan tubuh juga kulit. Tanpa disadari selama ‘social distancing’ ada banyak kebiasaan kurang baik yang kamu tinggalkan dan justru bikin lebih cantik. Berikut beberapa di antaranya:

“The world is going through a period of crisis, but whether we look at it as a crisis or as an opportunity to reshape our thinking, depends on us. So use this period as a lesson on how to live life with a concern for all of humankind.”

– Abhijit Naskar

Jarang Menggunakan Makeup

Selama masa karantina, sejumlah aktivitas dikurangi bahkan dibatalkan. Karenanya, kamu mungkin tak punya kesempatan untuk memakai makeup. Meski ada beberapa wanita yang tetap makeup untuk sekedar menghibur diri atau karena pekerjaan. Menurut pakar kecantikan, kulit yang lebih bersih dan cerah bisa terlihat setelah puasa makeup tiga minggu.

Bagaimana pun penggunaan produk-produk ini yang sering menempel di kulit selama sembilan jam atau lebih, bisa membuat pori-pori tersumbat dan kelebihan minyak atau kering.

Terhindar Paparan Sinar UV

Meski berjemur menjadi salah satu kebiasaan yang disarankan untuk kesehatan, tentu hal tersebut tidak dilakukan dalam waktu lama. Karenanya, kulit tubuh dan wajah jadi lebih terhindari dari pengaruh buruk sinar UV yang biasa ditemui ketika pergi bekerja.

Makan Lebih Sehat

Sebelum masa karantina pasti banyak dari kamu yang sering mengonsumsi makanan siap saji atau jajan sembarangan yang kurang sehat. Kadang hal ini memang tidak dapat dihindari karena kesibukan yang membuat kita tidak sempat menyiapkan makan sehat. Selama karantina, kita jadi lebih sering makan masakan rumah yang kebersihannya dan nutrisi lebih terjamin. Hal ini pun akan berkontribusi pada kulit yang akan terhindar jerawat dan lebih glowing.

Jarang Keramas

Ketika karantina di rumah, banyak orang memilih untuk hidup lebih santai. Salah satunya adalah dengan jarang keramas yang mungkin biasanya dilakukan setiap hari. Terlalu sering keramas diketahui bisa menghilangkan minyak alami rambut sehingga malah membuatnya terlalu kering dan memicu timbulnya cabang. Agar tidak malah menimbulkan jerawat, kamu bisa menguncir, mengonde, atau memastikan rambut tidak menempel di wajah.

Mengurangi Pemakaian Catokan

Selain keramas, ketika di rumah kamu mungkin akan lebih malas mencatok atau blow dry rambut. Seperti yang sudah diketahui, rambut yang terlalu sering terkena alat panas akan lebih cepat rusak. Karenanya, manfaatkan masa-masa ini untuk mengembalikan kesehatan rambut.

P
Stay Safe Everyone!
P
Beautify Indonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *